Yang Mengganjal Yang Lebih Berat dari Lubang Hitam Semesta Alam
Tidak beres. Betul. Betul-betul tidak beres. Selama perjalanan melintas ruang dan waktu di hari Minggu yang penuh dengan draft-draft tulisan dan tumpukan scan arsip di basment Museum, turut serta suatu hal yang mengganjal di balik sweater putih kucal yang sering kubuat hujan-hujanan. Aku betul-betul tidak tahu apa yang membuatnya bisa masuk kesana, tapi yang kuketahui bahwa ada yang mengganjal-itu betul! Ada yang tiba tiba menyelip di balik baju dan menggendoli jantungku. Berat dan juga sesak. Hipotesisku, sejak di perjalanan-atau mungkin jauh sebelum itu, tapi belum ketahuan. Sehingga, aku tak tahu harus bagaimana.
Hingga Senin pagi tiba rupanya distorsi ini tak cukup distraksi. Bayangkan, dengan kekuatan tidur sebagai axis dari gravitasi kehidupan saja, kalah olehnya. Kurumuskan dengan cermat, rupanya ada blackhole-lubang hitam- dengan kekuatan gravitasi yang meremas lintang dan bujur dimensi ruang dan waktu di jantungku. Tidak tepat di tengah-tengah, agak ke kanan dan melintang seperdelapan derajat, kurang ajar! Pasalnya, aku jadi tambah bingung mau mengadu kemana, apakah ambulans? atau badan penerangan antariksa? Memang betul dua kekuatan lubang hitam di Galaksi UGC 4211 tidak akan menelan Bimasakti hingga 4,5 miliar tahun lagi, tapi lubang hitam ini menelanku bahkan kurang dari waktu 24 jam!
Maka tiada waktu yang tersisa untukku tidur sebentar saja. Kurasa ini jadi sebuah peristiwa menarik yang lain dari patroli pikiran bernama migraine yang turut menghalau jam tidurku. Ini agak lain, memang. Tapi cukup membuatku merapal nama Gusti, karena tidak lucu ketika aku harus meminta Gusti membedah jantungku untuk semata-mata memeriksa akan adanya lubang hitam di sana. Tapi sepertinya malaikat juga tak bisa jadi asistensi bedah, karena tak ada nuur yang dapat menembus, apalagi kemudian mengangkatnya menuju meja preparat.
Yah, bagaimana lagi, sepertinya aku harus memintamu mendoakanku. Cukup sederhana, di balik pejaman matamu tolong biarkan aku dikubur oleh cahaya, hanya untuk malam ini saja.
Komentar
Posting Komentar